Penjual Ikan

Pagi buta dia berangkat diam – diam masih sempat selimuti anaknya  yang tertidur , uang satu ribu rupiah di letakan di meja untuk bekal anaknya sekolah,udara subuh kira2 jam 03.00  pagi sangat dingin sampai menusuk ke tulang ibu tua itu berjalan menuju tepi empang tempat dia menyimpan ikan – ikan dagangannya , perlahan dengan pasti dia turun dinginya air empang membuatnya menggigil ….tapi apa daya kebutuhan hidup menuntut untuk melakukan itu , di saat orang sedang telelap tidur dengan selimut hangat di kamarnya dia harus turun ke empang mengambil ikan – ikan ,aku terharu doaku untukmu….

ikan – ikan sudah masuk berenik ( keranjang ) ibu tua itu masih harus berjalan di gelapnya malam menjelang pagi menuju jalan raya di mana mobil langganan mengantarnya kepasar Lewi goong,

Tiba di pasar dia gelar ikan – ikan itu di emperan toko beralaskan meja yang di buat suminya semasa hidup,

1 Komentar

  1. A’ mun maca ieu jadi nyadar, sabaraha gede pengorbanan kolot kanu jadi anak-anakna.Didieu meureun urang kedah bisa ngabahagiakeunana mumpung anjena masih hirup.


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar